Tragedi Prio 1984: Tragedi Kemanusian Era Orba

oleh Prima Sp Vardhana / Radio Nederland
SEKITAR 25 tahun silam, di tempat sama terjadi sebuah peristiwa pelanggarn HAM (Hak Asasi Manusia) berat. Korban tragedi tersebut ada dua versi. Menurut pemerintah tidak lebih dari 80 korban jiwa, tapi menurut saksi mata Husein Safe (64th), jumlahnya lebih dari 300-an jiwa lebih. Dasar pertimbangannya adalah pemandangan yang disaksikan oleh mata kepalanya:
"Saya lihat tentara mengangkuti mayat demikian banyaknya. Truk tentara bolak-balik mengangkut mayat-mayat yang berserakan dijalan," kata pria betubuh agak legam itu dengan menitikkan air mata.
Tragedi itu bermula dari kabar burung, bahwa empat hari sebelum banjir darah di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, 1984. Anggota ABRI bernama Hermanu dikabarkan masuk ke mushala warga tanpa membuka sepatu. Hermanu mencopot dan merobek pamflet yang mengeritik kebijakan pemerintahan Soeharto. Soal Pancasila sebagai asas tunggal.
Sang tentara bahkan dikabarkan menyiram sebagian mushala dengan air got. Warga marah. Sepeda motor Hermanu dibakar. Empat warga yang membakar sepeda motor pun ditahan di Kodim Jakarta Pusat.
12 September 1984, warga menggelar Tabligh Akbar dekat kantor polisi. Ada ribuan jemaah yang berkumpul. Isi ceramahnya keras dan kritis terhadap pemerintahan Orde Baru. Barang langka kala itu. Ratono, salah satu korban Tanjung Priok, saat itu ikut berceramah.
Ratono: "Dan bagi semua yang menindas, pasti akan hancur dan kita kan tegar. Acara 25 tahun tragedi berdarah Tanjung Priok, orang yang berani mengeritik kebijakan pemerintah Orde Baru pada waktu itu sangat langka."
Demo damai
Sejam sebelum tengah malam, hujan turun. Tokoh masyarakat Amir Biki mengajak jemaah Tabligh Akbar untuk berdemo ke Kodim, menuntut pembebasan empat warga mereka yang ditahan di sana. Husein Safe ada di barisan terdepan.
Husein Safe: "Jam 10 malam itulah, baru ada rencana demo ke Kodim. Itu demo ya, bukan maksudnya apa-apa. Kita demo meminta empat teman kita dipindahkan ke sini, ke polres. Nah, karena itu kan urusan polisi bukan urusan TNI, nah itu yang kami minta."
Berjarak dua meter dari tentara, warga dihadang. Ada sebelas tentara, semuanya dalam posisi siap menembak.
Kaki Husein Safe tertembus peluru. Di kiri kanan Husein, orang mati atau terluka.
Rombongan kedua yang dipimpin Amir Biki pun tiba. Maksud hati hendak menyelamatkan Husein dan kawan-kawan. Lagi-lagi disambut dengan kekerasan. Rentetan tembakan hanya sepuluh menit, tapi terasa seperti sepanjang malam.
Tak lama empat truk dan satu mobil pemadam kebakaran datang. Korban tewas dan luka diangkut. Aspal yang hitam kemerahan langsung disiram air.
Jadi buron
Kisah penculikan mengisi fragmen berikutnya. Warga yang terlibat pengajian itu satu per satu menghilang. Ratono berupaya menghindar dengan tinggal berpindah-pindah.
Ratono: "Kayaknya ini sudah nggak aman. Saya langsung kabur, lari pulang. Pertama ke Ciputat, ke Bogor sebentar, terus Cianjur. Ya buronanlah, sampai terakhir saya ke Pandeglang. Pas 40 hari persis saya ditangkap. Itu pun karena isteri saya, yang terus diikutin sama intel. Gitu kan."
Aminatun yang membantu memperbanyak dokumen kronologis penembakan warga di Tanjung Priok, ikut diangkut bersama kakaknya.
Aminatun: "Malam tanggal 14 itu, digerebek rumah saya. Jam 12 saat saya mau tidur. Terus ketok-ketok pintu gitu loh. Ternyata melihat kakak saya sudah diborgol."
Ratono dan Aminatun dicecar pertanyaan seputar malam Tabligh Akbar. Lewat tangan tentara, siksaan mampir ke tubuh mereka.
Ratono: "Pokoknya tiga orang gebukin saya dari belakang. Di depan juga ada, terus sampai meleng begini kan di sel itu diborgol. Sampai saya bilang, Allahu Akbar! Tiga orang gebuk saya, meleng begini kan. Dihajar saya, Duash! Sampai pingsan, baru berhenti. Terus disetrum, Ces-ces-ces!"
Aminatun: "Waktu itu depresi saya, karena waktu itu, tiap malam diganggu. Jadi ditakut-takutin, ada yang mau memperkosa, ada yang mau masuk, mau dibunuh segala. Ya, sebenarnya, kalau buat saya kalau dibunuh itu kan mati, nggak masalah. Kenapa pakai ada suara-suara siksaan-siksaan. Jadi diperdengarkan suara-suara siksaan-siksaan itu setiap malamnya."
Dosa Turunan
Bertahun-tahun peristiwa berlalu, masih menyisakan kepedihan bagi keluarga korban. Hidup Wanmayetty sontak berubah begitu ayahnya menghilang dari bumi, pasca tragedi Tanjung Priok. Hidupnya berjalan terseok-seok. Sekolah mandek, cita-cita disimpan lagi dalam laci. Modal mereka kala itu hanya selembar ijazah SMA.
Wanmayetty: "Jadi, bukan bapakku saja yang hilang. Tapi pekerjaan juga hilang. Karena orang yang menjadi koneksi bapakku itu ketakutan menerima aku, karena aku dianggap eks-PKI. Jadi bekas-bekas PKI jaman dulu, bergerak kembali. Jadi digaris merahi, tiap wawancara digaris merahi. Bahwa kita warga Tanjung Priok, tak layak mendapat tempat kerja, dan kuliah pun sulit."
Diskriminasi pun jadi santapan sehari-hari. Adik Yetty, Nurhayati, misalnya, selalu dipersulit saat mengurus Surat Izin Kelakuan Baik.
Nurhayati: "Mba' dari Priok? Jakarta Utara? Saya bilang iya. Tapi dia nggak bilang sih saya ini korban Priok. Tapi dia bilang, kalau dari Priok biasanya banyak tato. Jadi alasan dia tuh begitu, jadi dia pengen, saya bisa buka baju. Di situ saya marah, saya ludahin tuh polisi, akhirnya saya keluar. Dari situ, kayaknya saya putus asa ngelamar ke sana ke mari. Saya ngerasa orang-orang itu mojokin saya."
Lima kali presiden berganti. Yang hilang tetap hilang. Korban dan keluarga korban belum mendapat keadilan.
Menunggu Keadilan
Hampir 25 tahun setelah peristiwa terjadi, barulah puluhan tentara diperiksa, termasuk Pangdam Jaya saat itu Try Sutrisno dan Panglima ABRI kala itu Benny Moerdani. Tapi tak semua petinggi TNI itu diajukan ke pengadilan pada 2003.
Padahal menurut Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, para petinggi TNI ketika itu, mengetahui, membiarkan dan memerintahkan penguburan diam-diam terhadap korban tewas. Bahkan diduga ikut terlibat dalam merencanakan penculikan dan penghilangan orang secara paksa.
Ifdhal Kasim: "Proses pengadilannya tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan karena banyak sekali kelemahan dalam proses pengadilan ini. Kasus ini masih tetap mencari keadilan, karena upaya penyelesaiannya tidak memberikan hasil nyata bagi para korban. Bisa dikatakan, peristiwa Tanjung Priok baru diselesaikan secara parsial. Yang didapatkan korban baru partial justice."
Dari 23 pelaku yang direkomendasikan untuk diadili oleh Komnas HAM, Pengadilan HAM Ad Hoc menyusutkan jumlah terdakwa menjadi 14 tentara. Setelah berjalan tiga tahun, semuanya bebas: Mayjen RA Butar-butar, Mayjen Pranowo, Mayjen Sriyanto dan Kapten Soetrisno Mascung dan sepuluh anak buah mereka.
Islah
Warga Tanjung Priok pun dipecah belah lewat pemberian islah oleh tentara. Iming-iming uang 1 sampai 2,5 juta atau motor per orang membuat 85 dari total 100 korban Tanjung Priok ikut di belakang Pangdam Jaya Try Sutrisno. Logika yang ditawarkan Try Soetrisno kala itu adalah perdamaian.
Try Sutrisno: "Saya kira, bukan TNI saja, tiap perdamaian di tanah air itu, melegakan semua orang. Yang harus disadari. Apa kita mau terus jadi negara yang carut marut."
Padahal islah tak lebih dari sebuah sogokan demi memberikan keterangan palsu di pengadilan. Supaya saksi melunakkan, atau bahkan mencabut kesaksian. Aminatun tak pernah sudi menerima islah.
Aminatun: "Nah, kalau itu, hanya tipu daya, kalau islah itu hanya disuap uang recehan. Kemudian, disuruh ngaku, disuruh buat kesaksian yang diinginkan oleh mereka. Bikin rekayasa, bikin perlawanan."
Belasan korban yang tersisa terus bertahan, hingga kini. (*)

Kerusuhan Priok, Bukti Kesalahan Birokrat

oleh Prima Sp Vardhana / Kompas

Kejar, tendang, seret, tangkap, gebuk, tebas.... Rentetan kejadian itu berujung, tiga petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meregang nyawa, dan 134 orang luka-luka.

Satpol PP terlibat bentrok dengan warga Tanjung Priok saat berupaya mengambil alih lahan di sekitar kawasan Kompleks Makam Priok di Koja, Jakarta Utara, Rabu.

Eksekusi lahan sekitar makam tokoh Muslim Al Arif Billah Hasan bin Muhammad Al Haddad atau dikenal sebagai Mbah Priok, berubah menjadi kerusuhan berdarah, karena massa dan Satpol PP tersulut emosi, yang berlanjut saling lempar batu dan baku hantam.

Dengan embel-embel imbauan "jangan meniru adegan ini", sebuah stasiun televisi swasta menayangkan gambar seorang anggota Satpol PP terlentang di jalan raya "rame-rame" dipukul, ditendang, dilempar bahkan dirajam batu massa.

Dalam bagian tayangan berbeda, sejumlah petugas satpol PP menendang dan mengeroyok seorang warga. Di antara anggota satpol PP itu ada yang tertangkap kamera sedang memukul warga sambil mengisap sebatang rokok.

Dari gambar pewarta foto, tampak seorang bocah berusia belasan tahun yang terlibat aksi lempar ke petugas, akhirnya ditangkap, diseret dan dijadikan "bulan-bulanan" petugas. Sekujur tubuh bocah itu bersimbah darah.

Massa berusaha menggulingkan kendaraan water canon milik polisi saat pecah bentrokan dengan Satpol PP. Warga juga membakar sedikitnya 46 unit kendaraan milik Satpol PP dan Polri termasuk truk dan kendaraan berat.

Korban tewas insiden Priuk mencapai tiga orang anggota Satpol PP yakni M. Soepono, bertempat tinggal di Kelurahan Tugu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Israel Jaya bertempat tinggal di Jatibening, Pondok Gede, Bekasi dan Ahmad Tadjudin yang beralamatkan Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Korban luka-luka, polisi sebanyak 10 orang, Satpol PP (69 orang) dan warga (55 orang).

Insiden ini membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa prihatin. Presiden meminta agar rencana penertiban kawasan makam itu dihentikan.

"Saya minta status quo," kata Yudhoyono, dalam jumpa pers menjelang tengah malam. "Pilih cara atau pendekatan yang baik dalam melakukan penertiban meskipun secara hukum benar," katanya menegaskan.

Insiden Priok yang mengakibatkan korban jiwa, luka-luka dan miliaran rupiah itu mengerucut kepada pertanyaan apakah bentrok itu cermin dari masyarakat yang memilih kredo kekerasan hanya bisa diselesaikan dengan kekerasan?

Jawabnya, kekerasan bagaikan penyakit menular, demikian ahli filsafat Gabriel Possenti Sindhunata SJ. "Setiap orang yang terlibat dalam kekerasan, ingin melampiaskan kekerasannya kepada orang lain," katanya.

Kekerasan adalah bumerang. Kekerasan balik mengejar, menendang, menyeret, menangkap, menggebuk dan menebas lawan yang melepaskannya atau melawannya.

Menurut Sindhunata, dilawan atau tidak dilawan bahkan dibiarkan, akhirnya kekerasan sendiri yang senantiasa keluar sebagai pemenang.

Kekerasan diibaratkan sebagai si jago merah, dipadamkan dengan diguyur dengan air malah menyala besar bahkan melalap bagian bangunan lain, atau meminta korban jiwa.

Kekerasan bagaikan wabah, tidak diketahui dari mana datangnya, tapi tiba-tiba dan serta merta menyambangi dan menghantam manusia.

Kejadian Priok sungguh menyesakkan. "Bagaimana mungkin bangsa yang konon diagung-agungkan sebagai bangsa halus budi pekertinya dapat mengejar, menendang, menyeret, menangkap, menggebuk, merajam dan menebas sesama sambil menyunggingkan senyum, atau seraya menghisap sebatang rokok?"

"Saya sampaikan belasungkawa atas peristiwa ini," kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Sementara itu, Kepala Satpol PP Harianto Badjoeri mengatakan, "Pasti ada sanksi bagi yang melakukan penyerangan terlebih dahulu."

Meskipun demikian, ia menyebut dengan menggunakan kalimat kondisional, jika ada petugas Satpol PP yang terbakar emosi kemudian balik menyerang, tindakan itu merupakan hal wajar. "Itu adalah dinamika di lapangan, toh kita diserang duluan. Itu manusiawi," katanya.

Dalam insiden Priok, petugas Satpol PP tidak membawa senjata dan membawa tameng ketika melakukan penertiban sementara warga yang mencoba mempertahankan bangunan liar di sekitar makam Mbah Priok telah menyiapkan batu, clurit, golok, dan pedang samurai.

Kepolisian Daerah Polada Metro Jaya merespons dengan mengerahkan sekitar 600 personil untuk mengamankan Koja, Tanjung Priok. Ratusan personil polisi itu berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara dan Polres Metro Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Tanjung Priok, kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi melalui telepon selular di Jakarta, Kamis.

Semua sepakat kejadian Priok dapat dikategori sebagai tragedi kemanusiaan mengenaskan. Kejadian itu juga meneguhkan bahwa institusi kemasyarakatan sedang gonjang-ganjing karena ulah aparat dan warga yang brutal. Mereka lebih suka memakai bahasa kekerasan, yang berujung jatuhnya korban jiwa.

Insiden Priok sama dan sebangun dengan bahasa tragedi karena kental dengan kekerasan. Kekerasan selalu berbalas kekerasan, padu dalam istilah betawi, "Ente jual, ane beli". (*)

KERIS KUNO DI BAWAH SITUS MASJID

SEBILAH keris kuno ditemukan di situs mesjid kuno yang diyakini sebagai masjid kompleks keraton Mataram Islam di Pleret, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Sejauh ini, belum diketahui asal-usul keris berlekuk sembilan (luk songo) tersebut. Bilah keris sepanjang 45 sentimeter itu ditemukan oleh Tim Ekskavasi Situs Masjid Kauman Pleret di situs Masjid Kauman Pleret, Dusun Kauman, Wonokromo, Pleret, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (15/4/2010) petang. Keris ditemukan terkubur di kedalaman 120 sentimeter dengan kondisi tanpa pegangan maupun pembungkus. Lokasi penemuan berada sekitar lima meter di sisi luar bagian selatan fondasi bangunan induk masjid kuno. Ujung keris telah patah saat ditemukan. Seluruh bagiannya diselimuti tanah dan karat, sehingga detil keris tidak bisa dilihat. Namun, bagian dan lekuk keris masih dapat terlihat cukup jelas. Koordinator Lapangan Tim Ekskavasi Masjid Kauman Pleret Rully Andriadi mengatakan, keris tersebut ditemukan secara tak sengaja. "Tujuan kami semula adalah menemukan fondasi dan memetakan struktur bangunan mesjid kuno," katanya di lokasi penggalian, Jumat (16/4/2010). Hingga malam ini, belum diketahui asal-usul keris. Saat ini, tim ekskavasi gabungan Dinas Kebudayaan Provinsi DI Yogyakarta dan Balai Arkeologi Yogyakarta tengah berupaya membersihkan keris secara mekanis dengan menggunakan sikat dan kuas. "Yang pasti ini adalah keris kuno. Dilihat dari tingkat kerusakan dan karat, keris ini mungkin sudah terpendam beratus tahun," ujar Rully. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, keris akan dianalisa secara arkeologi untuk mengetahui usia dan jenis logam pembuat keris. Tim juga berencana melibatkan ahli keris untuk menentukan fungsi keris. Menurut Rully, penemuan keris ini menarik karena merupakan penemuan pusaka yang pertama di seluruh situs kompleks keraton Mataram Islam yang mulai diekskavasi secara bergilir sejak 2003. Ekskavasi yang berlangsung 1-31 April ini merupakan ekskavasi tahap ketujuh di Masjid Kauman Pleret. Selain situs Masjid Kauman Pleret, kompleks situs Keraton Mataram Islam meliputi situs Kerto, Pungkuran, Gunung Kelir, dan Kedaton. Menurut sejumlah referensi, kompleks Keraton Pleret dan Kerto merupakan pusat pemerintahan Mataram Islam sekitar Abad ke-17. Juru Kunci Situs Masjid Kauman Pleret Rahmat Fauzi mengatakan, berdasarkan bentuknya, keris diduga merupakan jenis Ki Brojol. Jenis ini biasanya digunakan dalam proses melahirkan karena diyakini dapat mengurangi rasa sakit. Selain itu, dalam penggalian tahap ketujuh di situs Masjid Kauman Pleret ini juga ditemukan potongan tulang serta gigi binatang. Terdapat pula temuan berupa empat fragmen keramik dan gerabah. "Tiga potongan adalah jenis keramik China dari Dinasti Ming dan satu potongan lagi jenis keramik Eropa," kata Arkeolog dari Balai Arkeologi Alifah. Menurut Alifah, temuan-temuan ini sangat berguna untuk mengungkap kehidupan di seputar keraton Mataram Islam itu. Sejauh ini, masih banyak hal yang belum diketahui mengenai keraton tersebut.
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Belajar dari Pengalaman Mbah Surip

Jumat, 07 Agustus 2009

IBARAT mesin mobil, tubuh manusia pun perlu istirahat. Jika terus dipaksa untuk beraktivitas, maka tubuh kita akan mengalami kelelahan. Dampak kelelahan ini adalah gangguan kesehatan secara umum, kambuhnya berbagai penyakit kronis, dan penurunan daya tahan tubuh seseorang. Kelelahan dan stres yang tinggi juga akan sangat mengganggu proses metabolisme dan hormonal dalam tubuh kita.

Kelelahan terjadi karena dipaksanya fisik dan mental kita untuk bekerja secara terus-menerus tanpa istirahat yang cukup. Selain itu, kondisi lingkungan kerja yang tidak sehat, seperti bising, suhu ruangan yang panas, dan asap rokok di dalam ruangan, memperburuk kelelahan yang terjadi itu.

Kondisi ini berakibat serius bagi kesehatan bila diperburuk konsumsi rokok terus-menerus disertai konsumsi kopi berlebihan, suplemen, minuman berenergi mengandung ginseng dan kafein. "Kelelahan berhubungan berbagai gangguan kesehatan, seperti gangguan sistem pencernaan, gangguan sistem jantung dan pembuluh darah, serta penurunan daya tahan tubuh," kata dr Ari Fahrial Syam dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rabu (5/8) di Jakarta.

"Pengalaman dari artis dan seniman kita, termasuk yang terjadi pada almarhum Mbah Surip, membuktikan, akumulasi antara kelelahan, kurang tidur, banyak mengonsumsi kopi, dan merokok terus-menerus mencetuskan terjadinya gangguan akut pada tubuh, di antaranya serangan jantung yang berakibat fatal," ujarnya.


Berbagai penyakit kronis dapat kambuh jika seseorang mengalami kelelahan, antara lain sakit maag, gangguan kejiwaan, asma, kencing manis, hipertensi, stroke, dan serangan jantung.

"Apabila sudah ditemukan adanya gangguan kesehatan seperti mual, muntah, dan sakit kepala disertai nyeri dada, itu adalah peringatan agar kita berhenti beraktivitas untuk mengobati gangguan kesehatan yang telah terjadi. Serangan jantung sendiri sebenarnya bukan terjadi tiba-tiba, tetapi merupakan proses. Faktor risiko untuk terjadinya serangan jantung sebenarnya bisa diidentifikasi," kata dia.

Beberapa pemeriksaan, nilainya hanya diketahui dengan pemeriksaan darah rutin, pemeriksaan urin dan kotoran, pemeriksaan gula darah, kadar kolesterol darah, kadar asam urat, pemeriksaan fungsi ginjal, dan fungsi hati. Selain itu, pemeriksaan tekanan darah penting untuk mengetahui adanya hipertensi. Ia juga mengatakan, pemeriksaan rutin, terutama untuk masyarakat berusia di atas 40 tahun, merupakan hal penting.

Secara khusus, untuk jantung, pemeriksaan EKG saat istirahat dan pemeriksaan treadmil test merupakan screening yang baik untuk mengidentifikasi adanya gangguan jantung. Selain pemeriksaan kesehatan rutin, bagi masyarakat yang memang supersibuk diminta untuk tetap mempertahankan jumlah tidur minimal 6 jam sehari. Ia mengatakan, di mana ada kesempatan untuk beristirahat, maka dianjurkan untuk beristirahat.

"Di sela-sela waktu makan sebaiknya ada makanan yang dikonsumsi, terutama makanan sehat yang tidak mengandung cokelat keju, berlemak, dan juga mengurangi goreng-gorengan. Minum air putih harus tetap dipertahankan sebanyak minimal 2 liter per hari. Lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur-sayuran," ujarnya. Ia menambahkan, di waktu antara makan, baik juga untuk selalu mengonsumsi buah, mengurangi mengisap rokok, minuman bersoda, dan jangan berlebihan minum kopi atau maksimal 2 gelas sehari.

"Suplemen sebaiknya juga jangan dikonsumsi berlebihan, dan sebaiknya minuman berkafein atau mengandung ginseng juga dihindari karena sebenarnya, yang dibutuhkan tubuh saat itu adalah istirahat. Selain itu juga yang terpenting adalah melakukan olahraga secara teratur," tambah Ari. Dengan demikian, kemungkinan kelelahan yang terjadi dan dampak dari kelelahan bisa diantisipasi.

sumber: Kompas
Read Full 0 komentar

Flu Babi Tantangan Pasca Flu Burung

Selasa, 28 April 2009

Pemahaman soal tindakan pengamanan secara biologis (biosecurity) untuk mencegah kasus terpaparnya virus flu babi pada manusia masih sangat lemah. Akibatnya, praktik soal biosecurity yang hingga saat ini masih jadi satu-satunya metode terbaik menangkal kemunculan pandemi flu babi di Indonesia tidak dilakukan dengan sempurna.

Pemantauan di salah satu peternakan babi di Dusun Klampisan, Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Selasa (28/4), menunjukkan bahwa upaya biosecurity itu hanya dilakukan dengan menyemprotkan cairan desinfektan ke kandang. Elias Sudarsono (36), peternak babi di lokasi itu, menyebutkan, setiap dua atau tiga hari sekali, enam kandang yang memuat 31 ekor babi disemprot cairan desinfektan itu.

Cegah Penyebaran
Ada tujuh langkah yang ditempuh oleh Pemerintah Indonesia melalui Departemen Kesehatan dalam mewaspadai dan mencegah penyebaran Virus H1N1 atau Flu Babi (Swine Flu).

Demikian dikatakan dalam surat edaran dari Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari yang dibacakan langsung oleh Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr dr Cissy RS Prawira SpA(K) MSc, di Ruang Pers RS Hasan Sadikin Bandung, Selasa.

Tujuh langkah tersebut ialah pertama, sudah terpasangnya thermal scanner (alat pendeteksi suhu tubuh) di terminal kedatangan bandara internasional, kedua, mengaktifkan kembali sekitar 80 sentinel untuk surveillance ILI dan Pneumonia baik dalam bentuk klinik atau virologi.

Ketiga, menyiapkan obat-obatan yang berhubungan dengan penaggulangan Flu Babi yang pada dasarnya adalh Oseltamivir yang sama untuk H5N1 (virus Flu Burung), keempat menyiapakan 100 rumah sakit rujukan yang sudah ada dengan kemampuan menangani kasus Flu Babi.

Kelima menyiapkan kemampuan laboratorium untuk pemeriksaan H1N1 (virus Flu Babi) di berbagai Laboratorium Flu Burung yang sudah ada, keenam, menyebarluaskan informasi ke masyarkat luas dan menyiagakan kesehatan melalui desa siaga.

Terakhir, simulasi penanggulangan Pandemi Influenza yang baru dilakukan minggu lalu di Makasar juga merupakan upaya nyata persiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai kemungkinan Kejadian Luar Biasa (KLB) atau Public health Emergency Internasional Concern (PHEIC) seperti Flu Babi.

Menurut Cissy, virus H5N1 jauh lebih berbahaya daripada virus H1N1, terutama di Indonesia (jika dilihat dari angka kematianya).

Dikatakannya, kemungkinan virus H1N1 tidak akan mampu hidup di daerah tropis seperti Indonesia, sedangkan H1N1 biasanya hidup di daerah empat musim (kecuali pada saat musim semi dan panas). (kom)
Read Full 0 komentar

Tembakau dan 1 Miliar Nyawa


KONFERENSI Dunia untuk Tembakau atau Kesehatan (WCTOH) Ke-14 tetap berlangsung di Mumbai, India, tanggal 8-12 Maret, walaupun kota itu sempat terguncang serangan teroris selama dua hari sejak 26 November 2008. Dihadiri lebih dari 2.000 peserta dari seratusan negara, konferensi ini menjadi penting karena ”wabah” konsumsi tembakau, khususnya rokok, kian agresif menyerbu negara-negara sedang berkembang, termasuk Indonesia.

Menteri Kesehatan India Dr Anbumani Ramadoss dalam sambutannya ketika membuka konferensi menyatakan, penduduk India, China, dan Indonesia yang mencakup sepertiga populasi dunia kini menjadi target pemasaran industri rokok multinasional. ”Industri rokok mulai mencopoti infrastrukturnya dari negara-negara maju dan memasangnya di negara-negara sedang berkembang. Ini tak bisa dibiarkan,” katanya.

Dr Ramadoss dikenal sebagai tokoh yang gigih dalam pengendalian konsumsi tembakau dan rokok di India, yang berani mengambil risiko tidak populer dan dimusuhi industri rokok serta petani tembakau karena ia sejak Oktober tahun lalu melarang rokok diiklankan dan dipromosikan di media massa, media luar ruang, maupun jadi sponsor event olahraga dan pergelaran musik. Mulai 31 Mei 2009, ia bakal mewajibkan agar semua kemasan rokok memasang peringatan dengan gambar bahaya rokok bagi kesehatan. Dan, kini, ia sedang berusaha keras pula untuk melarang adegan merokok dalam film-film India.

Andaikan sikap seperti itu dimiliki juga oleh menteri kesehatan semasa pemerintahan Presiden Megawati dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang sebentar lagi berakhir, puluhan juta nyawa rakyat Indonesia akan dapat selamat dan puluhan triliun rupiah devisa dapat dihemat.

Sayang kewajiban negara melindungi rakyatnya dikompromikan oleh dalih bisnis. Indonesia, di forum seperti WCTOH Ke-14 di Mumbai, menjadi satu-satunya negara di Benua Asia yang belum meratifikasi Konvensi Kerangka untuk Pengendalian Tembakau (FCTC), yang diadopsi Majelis Kesehatan Dunia (WHA), Mei 2003.

Hingga Februari lalu, sudah 161 dari 193 negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meratifikasi FCTC, sebuah traktat hukum internasional yang mengikat. Walaupun secara federal Amerika Serikat belum meratifikasi FCTC, sejumlah negara bagian sudah amat membatasi promosi rokok dan kebebasan merokok di tempat kerja/umum.

Dr Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO, dalam pesan videonya menyatakan, jika dunia tidak mengendalikan tembakau/rokok, selama satu abad ini sedikitnya 1 miliar penduduk dunia akan mati sia-sia. Ini merupakan peningkatan 10 kali lipat dibandingkan dengan angka kematian akibat rokok pada abad ke-20!

”Tahun ini saja 5 miliar orang akan mati karena rokok. Merokok adalah pembunuh nomor satu di dunia. Korbannya melampaui gabungan orang yang meninggal karena AIDS, malaria, dan tuberkulosis. Merokok membunuh begitu banyak orang karena terjadi secara perlahan-lahan, karena kurangnya perhatian dan kurangnya komitmen politik, karena keserakahan industri rokok, serta karena pengaruh iklan,” kata Dr Matt Myers, Direktur Campaign for Tobacco-Free Kids, sebuah LSM AS yang didukung lembaga filantrofi Michael R Bloomberg, Wali Kota New York, kepada para wartawan mancanegara di Mumbai.

Myers mengingatkan, masyarakat dan media massa perlu jeli meneliti motif corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan perusahaan rokok, apakah untuk mengurangi dampak merokok atau untuk melunakkan pemerintah, dan memperbaiki citranya.

Bukan filantrofi

Hal senada diungkapkan Dr Mary Assunta Kolandai, Direktur Proyek Pengendalian Tembakau Internasional Dewan Kanker Australia. Ia menyebutkan, sejak sebuah perusahaan rokok kretek Indonesia tahun 2005 dibeli perusahaan rokok AS, promosinya yang agresif kini diikuti perusahaan-perusahaan rokok kretek papan atas lain. Bekas pemilik perusahaan rokok kretek itu mengabadikan namanya untuk sebuah yayasan filantrofi, termasuk memberikan penghargaan jurnalistik kepada para wartawan. ”Kegiatan yayasan itu jelas bukan filantrofi karena dananya diperoleh dari keuntungan menjual rokok. Selain itu, nama yayasan itu tetap identik dengan merek rokok. Tahukah Anda bahwa merokok itu membunuh separuh dari penggunanya?” katanya.

Kolandai yang sejak 1983 hingga 1991 giat berkampanye antirokok di Malaysia menyatakan, akibat Pemerintah Indonesia yang konformis terhadap lobi industri rokok, pengendalian rokok di Indonesia tertinggal dari Malaysia dan Thailand selama 20 tahun. Selama dua dekade terakhir, perusahaan rokok Amerika dan multinasional berusaha menembus monopoli dan dominasi perusahaan rokok nasional di Jepang, Korea Selatan, Taiwan, China, Thailand, dan terakhir Indonesia.

”Ketika Pemerintah Thailand dituntut AS ke WTO tahun 1989, dua tahun kemudian pemerintah dan parlemen Thailand meloloskan legislasi pembatasan pemasaran dan iklan rokok. Alasannya, untuk melindungi jutaan nyawa warganya. Mengapa hal yang sama tidak dilakukan Pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan jutaan warganya?” ujar Kolandai sambil menyebut, lebih dari 60 persen pria dewasa Indonesia merokok.

Ia mengingatkan, hendaknya Pemerintah Indonesia tidak silau dengan triliunan rupiah cukai dan pajak yang disetorkan oleh perusahaan rokok karena sesungguhnya mereka cuma kolektor cukai. Pembayar pajaknya tetap rakyat. Pemiliknya menjadi orang-orang terkaya, sementara nasib petani tembakau tetap tak beranjak. (kom)
Read Full 0 komentar

Ancaman Bahaya di Balik Selingkuh


Seorang pria, sebut saja X. Sebagai seorang eksekutif muda, aktivitasnya begitu padat. Keluar kota hampir seminggu dua kali dilakoninya. Rupanya, pria ini juga suka sekali jajan atau berhubungan seks dengan wanita tuna susila saat berada di luar kota.

Dia sadar, nafsu seksnya luar biasa. Karena itu, hasrat itu tak bisa terkalahkan oleh akal budinya. Tapi sayang, petualangannya berakhir di rumah sakit. Pria ini menderita penyakit kelamin. Alat vitalnya harus dibedah gara-gara kebiasaannya.

Demikian cerita ginekolog dan konsultan seks Boyke Dian Nugraha dalam seminar bertema Love, Sex and Harmony di Jakarta, saat mengungkap bahayanya selingkuh. "Dibalik kenikmatan yang didapat, rusaklah organ reproduksi yang bisa mengancam kehidupan seorang pria," kata Boyke.

Setidaknya ada 5 penyakit kelamin dan satu jenis kanker yang bisa diderita para pria yang suka selingkuh.

1. Gonore. Penyebabnya adalah kuman neisseria gonore dengan masa inkubasi tiga sampai sepuluh hari. Pada keadaan akut ditandai dengan gajala rasa perih saat buang air kecil dan adanya keputihan yang agak kental. Pada keadaan menahun ( tak diobati dan tidak sembuh) infeksi dalam menjalar ke rahim, saluran telur, dan indung telur.

2. Sifilis. Penyebabnya adalah parasit treponema palidum yang menyerang selaput lendir, termasuk anus, kemaluan, serta mulut. Masa inkubasinya tiga sampai empat minggu. Gejalanya, timbul luka pada vulva.

3. Herpes genetalis. Penyebabnya virus herpes. Masa inkubasinya dua sampai sepuluh hari, dengan gejala adanya vesikel atau penggelembungan pada kulit. Gelembung itu berkelompok dengan dasar kemerahan yang bersifat hilang timbul. Dapat pula disertai rasa nyeri dan gatal.

4. Klamidia. Penyebabnya adalah c. trachomatis. Biasaya ditandai dengan keputihan berwarna kuning disertai rasa sakit saat buang air kecil. Pemeriksaan terhadap bakteri ini sangat sulit dan mahal.

5. HIV/AIDS. Sampai saat ini, penyakit ini belum ada obatnya. Sistem kekebalan kitalah yang diserang hingga akhirnya kematian menjemput. (kom)
Read Full 0 komentar

Teh Panas Picuh Aktifitas Sel Kanker


MENGONSUMSI teh panas pada temperatur 70 dejarat Celsius atau lebih kemungkinan besar meningkatkan risiko kanker tenggorokan. Demikian simpulan beberapa peneliti Iran.

Penelitian itu, yang disiarkan di dalam British Medical Journal, dilakukan di Iran utara, tempat sejumlah besar teh panas dikonsumsi setiap hari.

Kanker osophagus (kerongkongan) menewaskan lebih dari 500.000 orang di seluruh dunia setiap tahun dan "oesophageal squamous cell carcinoma" (OSCC) adalah jenis yang paling umum.

Beberapa studi terdahulu telah mengaitkan alkokol dan tembakau dengan kanker tenggorokan, yang lebih umum menyerang pria dibandingkan wanita. Dan kini meminum minuman panas juga diduga menyebabkan kanker semacam itu, kata penelitian tersebut.

Provinsi Golestan di Iran utara memiliki angka OSCC paling tinggi di dunia, tapi konsumsi alkohol dan angka perokok rendah, dan kaum perempuan memiliki kemungkinan diagnosis yang sama dengan kaum pria.

Kebiasaan minum teh tersebar luas di daerah tersebut, jadi para peneliti menetapkan untuk menyelidiki kemungkinan hubungan antara kebiasaan minum teh dan risiko oesophageal squamous cell carcinoma.

Mereka meneliti kebiasaan minum teh sebanyak 300 orang yang diagnosis menderita OSCC dan satu kelompok pembanding sebanyak 571 pria dan wanita dari daerah yang sama.

Hampir semua peserta minum teh hitam secara rutin, dan rata-rata mengkonsumsi lebih dari satu liter teh setiap hari.

Dibandingkan dengan meminum teh hangat atau suam kuku pada temperatur 65 derajat Celsius atau kurang, meminum teh panas, antara 65 dan 68 derajat Celsius, berkaitan dengan dua kali resiko kanker tenggorokan, dan meminum teh yang sangat panas pada 70 derajat Celsius atau lebih berkaitan dengan peningkatan delapan kali lipat.

Kondisinya sama, dibandingkan dengan meminum teh empat menit atau lebih setelah dituangkan, meminum teh kurang dari dua menit setelah dituangkan berkaitan dengan risiko lima kali lipat lebih tinggi.

"Hasil kami memperlihatkan peningkatan kuat resiko OSCC yang berhubungan dengan meminum teh panas atau sangat panas," kata para peneliti itu. Mereka menyarankan orang mesti menunggu beberapa menit sebelum meminum satu satu gelas teh yang baru diseduh dengan air mendidih.

Laporan itu juga memberi dukungan kepada pendapat bahwa cedera karena tersengat hawa panas mungkin menjadi penyebab kanker "epithelium", kendati cara panas meningkatkan perkembangan tumor belum diketahui. (kom)
Read Full 0 komentar

Video Game Action Perbaiki Mata


ORANG dewasa yang banyak bermain video game action dapat memperbaiki tingkat penglihatan mereka. Demikian kata beberapa peneliti di Amerika Serikat.

Para peneliti itu mengatakan, program pelatihan video game action, untuk meningkatan kemampuan mereka memerhatikan perbedaan yang halus dalam bayangan abu-abu secara nyata, ternyata juga dapat membantu mereka yang mungkin mengalami kesulitan saat mengemudi pada malam hari.

"Secara normal, untuk meningkatkan sensitivitas kontras pada mata, berarti menambah dengan menggunakan kacamata atau operasi mata, bahkan beberapa orang mengubah bagian optik mata," kata Daphne Bavelier di New York yang menulis hasil studinya di Jurnal Nature Neuroscience.

"Namun, kami menemukan bahwa permainan video game action melatih otak memproses informasi visual yang ada secara lebih efisien dan pengembangan berakhir beberapa bulan setelah permainan game itu dihentikan," katanya.

Dalam studi tersebut, tim membagi 22 siswa menjadi dua kelompok. Satu kelompok bermain game Call of Duty 2, yang dikeluarkan oleh Activision Blizzard inc serta Epic Games buatan Unreal Tournament 2004.

Kelompok kedua bermain game buatan Electronic Arts Inc yang memproduksi The Sims 2, yakni sebuah permainan yang mereka katakan tidak memerlukan banyak koordinasi tangan-mata.

Kedua kelompok bermain selama 50 jam dalam game yang ditugaskan pada mereka selama kursus yang berlangsung sembilan minggu. Pada akhir pelatihan, pemain game action menunjukkan rata-rata 43 persen peningkatan kemampuan karena mereka dapat melihat lebih dekat bayangan dalam suasana remang-remang, sementara kelompok pemain dalam permainan Sims tidak dapat melihat sedikit pun.

Bavelier menemukan, para pemain game yang banyak berlatih menjadi 58 persen lebih baik pada (saat melihat) perbedaan secara kontras.

"Ketika seseorang memainkan game action, mereka mengubah ’pathway’ otak untuk bertanggung jawab memproses bentuk visual. Game tersebut mendorong sistem visual manusia sesuai batas, dan otak mengadaptasi untuk melakukannya," kata Bavelier.(kom)
Read Full 0 komentar

Orgasme Saat Melahirkan


NAPAS berat dengan sedikit erangan biasanya menjadi tanda adanya nyeri dan kondisi capai. Namun, sejumlah wanita muda menyebutkan ini mereka alami bukan karena kelelahan, melainkan akibat mengalami orgasme saat melahirkan.

"Ini, seperti istilah kami, rahasia yang selama ini tersembunyi," jelas Debra Pascali Bonaro, ahli kandungan dari Amerika yang sudah 26 tahun membantu persalinan para ibu muda.

Dan untuk membuktikan hal ini nyata, Debra membuat sebuah film dokumenter dari para wanita ini saat melahirkan. Mereka mengeluarkan erangan dengan napas terengah apalagi saat pasangannya mencium dan memberi perhatian lebih.

"Melahirkan lebih merupakan pengalaman yang dapat dinikmati daripada dianggap sebagai beban." jelas Debra.

Seorang ibu muda warga Amerika, Amber Hartnell (29), yang membintangi beberapa film kontroversial pernah difilm saat melahirkan bayi laki-lakinya di sebuah kolam.

Dia gambarkan pengalaman ini. Katanya, "Tiba-tiba orgasme langsung aku rasakan saat bayi tergelontor hendak keluar tapi masuk lagi. Tubuhku terasa seperti berputar dan terpilin. Aku tertawa sambil menangis."

Seorang ahli yang diinterview dalam film itu mengatakan bahwa sebenarnya saat-saat melahirkan adalah saat yang menyenangkan karena hormon oksitosin, penimbul rasa nikmat, dikeluarkan dari tubuh. Keadaan ini dikombinasi dengan adanya stimulasi dari sang bayi pada G-spot sang ibu hingga teriakan keras berbunyi "Oooowww" bakal terlontar.

Sheila Kitzinger, ahli kandungan dari Inggris mengatakan bahwa sudah ratusan kali wanita yang mengalami orgasme saat melahirkan dia temui.

Hanya saja, Sheila mengingatkan agar pengalaman ekstasis ini jangan sampai menimbulkan tekanan. "Jangan sampai sang ibu atau bidan berpikir bahwa mereka gagal karena tidak mengalami orgasme." (kom)
Read Full 0 komentar

Kanker Ovarium Muncul Tanpa Gejala Khas

Senin, 11 Februari 2008

Kanker ovarium susah ditemukan lebih awal, karena sering tidak ada gejala pada stadium awal. Pada banyak kasus, pasien yang dating ke dokter dengan gejala ternyata kanker itu telah menyebar. Kanker itu sudah bertumbuh beberapa waktu sebelum menyebabkan gejala yang khas. Bahkan ketika gejalanya tiba, mungkin samara-samar sehingga para wanita mengabaikannya.

Dr. M. Farid Aziz, Sp.OG, konsultan onkologi ginekologi RS Cipto Mangunkusomo menjelaskan bahwa sebenarnya penyebab kanker ovarium banyak diketahui, tetapi ada beberapa factor yang diduga seperti hormone-hormon tertentu misalnya hormone estrogen dikatakan bisa menyebabkan kanker ovarium, kemudian pola makanan tertentu misalnya menggunakan lemak hewani.

Gejala yang umum ditemukan pada kanker ovarium seperti perut mengembung, tidak nyaman pada perut bagian bawah, kurang nafsu makan dan perut berasa penuh, tidak sanggup mencerna, muntah, dan berat badan menurun. Tumor yang besar mungkin menekan organ-organ disekitarnya, misalnya usus besar atau kandung kemih.

Menurut Farid, deteksi awal yang paling bagus adalah pemeriksaan dalam, kemudian diperkuat dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang bisa mengetahui bentuk morfologi daripada ovarium, dan pemeriksaan tumor marker (petanda tumor). Dengan pemeriksaan itu, stadium awal akan kelihatan dan bisa diambil suatu diagnosis kemungkinan ganas atau tidak.

Farid menjelaskan, pengobatan utama kanker ovarium adalah operasi. Bila ditemukan lebih awal pada stadium 1A dan masih terbatas tidak menyebar, mash terdapat pada satu ovarium, maka operasinya akan lebih bagus. Peluang kesembuhannya pun bisa sembuh 100 persen. @

sumber: Bias Wanita/naskah, net/ foto
Read Full 0 komentar

Keputihan Banyak Dialami Wanita Indonesia


Sepanjang hidupnya, seorang wanita diperkirakan pernah mengalami keputihan (fluor albus) minimal sekali. Serangan fluor albus ini umumnya dialami para wanita usia reproduktif.

Pusat Penelitian Penyakit Menular, Departemen Kesehatan RI menemukan, etiologi terbanyak dari 168 pasien fluor albus yang datang berobat ke Puskesmas Cempaka Putih Barat I, Jakarta tahun 1988/1989 adalah kandidiasis sebesar 52,8%. Sisanya adalah trikomoniasis 3,7%, infeksi campuran trikomoniasis dan kandidiasis 4,3%, gonorrhoe 1,2%, dan bakterial vaginosis 38%.

Penelitian itu juga melaporkan, bahwa dari 18 ibu hamil dan 25 ibu tidak hamil dan tidak berKB yang mengalami fluor albus, sebagian besar terinfeksi kandidiasis yaitu 66,7% dan 48%. Sementara pada 77 akseptor KB AKDR dan 30 akseptor KB hormonal yang mengalami fluor albus, sebagian besar terinfeksi kandidiasis yakni 54,6% dan 53,3%. Melihat hasil survei tersebut, tak mengherankan kasus kandidiasis sering ditemukan di poliklinik kesehatan ibu dan anak atau poliklinik kebidanan.

Kandidiasis vulvovaginal (KVV) tidak digolongkan dalam infeksi menular seksual karena jamur Candida merupakan organisme komensal pada traktus genitalia dan intestinal wanita. Selain itu, pada kenyataannya KVV juga ditemukan pada wanita yang hidup selibat (biarawati). Akan tetapi, kejadian KVV dapat dikaitkan dengan aktivitas seksual. Frekuensi KVV meningkat sejak wanita yang bersangkutan mulai melakukan aktivitas seksual.


Candida sp

KVV adalah infeksi vulva dan vagina yang disebabkan oleh Candida sp. Sekitar 85-90% sel ragi yang diisolasi dari vagina merupakan spesies Candida albicans. Sisanya adalah spesies non-albicans, dan yang terbanyak adalah Candida glabrata (Torulopsis glabrata). Vaginitis yang disebabkan oleh spesies nonalbicans biasanya resisten terhadap terapi konvensional.

Candida sp adalah jamur sel tunggal, berbentuk bulat sampai oval. Jumlahnya sekitar 80 spesies dan 17 diantaranya di­temukan pada manusia. Dari semua spesies yang ditemukan pada manusia, Candida albicans-lah yang paling pathogen. Candida sp memperbanyak diri dengan membentuk blastospora (budding cell). Blastospora akan saling bersambung dan bertambah panjang sehingga membentuk pseudohifa. Bentuk pseudohifa lebih virulen dan inva­sif daripada spora. Hal itu dikarenakan pseudohifa berukuran lebih besar sehingga lebih sulit difagositosis oleh makrofag. Selain itu, pseudohifa mempunyai titik-titik blastokonidia multipel pada satu filamennya, sehingga jumlah elemen infeksius yang ada lebih besar.

Faktor virulensi lain pada Candida adalah dinding sel. Dinding sel Candida sp mengandung turunan mannoprotein yang bersifat imunosupresif sehingga mempertinggi pertahanan jamur terhadap imunitas pejamu, dan proteinase aspartil yang menyebabkan Candida sp dapat mela­ku­kan penetrasi ke lapisan mukosa.

Dalam menghadapi invasi dari Candida, tubuh mengerahkan sel fagosit untuk mengeliminasinya. Interferon (IFN) -gamma akan memblok proses transformasi dari bentuk spora menjadi hifa. Maka bisa disimpulkan, pada seorang wanita dengan defek imunitas humoral, Candida lebih mudah membentuk diri menjadi hifa yang lebih virulen dan mudah menimbul­kan vaginitis.


Faktor Predisposisi

Beberapa faktor predisposisi terjadinya KVV diantaranya adalah kehamilan (trimester ketiga), kontrasepsi, diabetes melitus, antibiotik (terutama spektrum luas seperti tetrasiklin, ampisilin, dan sefalosporin oral), menggunakan pakaian ketat dan terbuat dari nilon.

Selama kehamilan, vagina menunjukkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi Candida sehingga prevalensi kolonisasi vagina dan vaginitis simtomatik meningkat, khusunya trimester ketiga. Diduga estrogen meningkatkan perlekatan Candida pada sel epitel vagina dan secara langsung meningkatkan virulensi ragi.

Timbulnya kandidiasis sering terjadi selama pemakaian antibiotik oral sistemik khususnya spektrum lebar seperti tetrasiklin, ampisilin, dan sefalosporin karena flora bakteri vagina normal yang bersifat protektif seperti Lactobacillus juga tereliminasi.

Pakaian ketat ditambah dengan celana dalam nilon meningkatkan kelembaban dan suhu di daerah perineal sehingga mempermudah tumbuh kembang jamur. C.albicans dapat tumbuh pada variasi pH yang luas. Pertumbuhannya akan lebih baik pada pH 4,5-6,5, suhu 28-37oC.


Patofisiologi

Proses infeksi dimulai dengan perlekatan Candida sp. pada sel epitel vagina. Kemampuan melekat ini lebih baik pada C.albicans daripada spesies Candida lainnya. Kemudian, Candida sp. mensekresikan enzim proteolitik yang mengakibatkan kerusakan ikatan-ikatan protein sel pejamu sehingga memudahkan proses invasi. Selain itu, Candida sp. juga mengeluarkan mikotoksin diantaranya gliotoksin yang mampu menghambat aktivitas fagositosis dan menekan sistem imun lokal. Terbentuknya kolonisasi Candida sp. memudahkan proses invasi tersebut berlangsung sehingga menimbulkan gejala pada pejamu.


Interaksi Imunologi

Koloni Candida akan meningkatkan beban antigenik yang selanjutnya menimbulkan peralihan dari tipe Th1 menjadi Th2. Transformasi yang dominan ke Th2 justru menghambat proteksi dan menimbulkan reaksi hipersensitivitas segera (tipe 1). Lebih lanjut, reaksi proteksi lokal imunitas selular pada mukosa vagina dapat berkurang atau hilang bersamaan dengan meningkatnya reaksi alergi.

Interleukin (IL)-1 memicu Th1 untuk memproduksi IL-2. IL-2 akan merangsang pembentukan Th1 lebih banyak. Th1 memproduksi IFN-gamma yang berfungsi menghambat pembentukan germ tube. Reaksi hipersensitivitas tipe 1 berhubungan dengan reaktivitas Th2, yang menghasilkan IL-4 dan meningkatkan produski IgE melalui sel B serta lepasnya PGE2. PGE2 selanjutnya menghambat proliferasi dan produksi dari IL-2. Maka dari itu, adanya PGE2 akan menghambat kemampuan proteksi mukosa vagina ter­ha­dap Candida. Selain itu, PGE2 juga menghambat aktivitas makrofag. Dengan kata lain, PGE2 merupakan down regulatory biological response modifier.

Sekitar 71% sekret vagina penderita kandidiasis vulvovagina rekurens (KVVR) dapat ditemukan IgE dan PGE2 sehingga reaksi hipersensitivitas tipe I memberikan respons yang akan merangsang terbentuknya IgE dan meningkatkan virulensi jamur melalui pembentukan germ tube atau melalui supresi pertahanan lokal pejamu. Di samping itu, reaksi hipersensitivitas tipe I menimbulkan tanda dan ge­ja­la kandidosis vaginal seperti kemerahan, gatal, terbakar dan bengkak.

Dalam dinding sel Candida terdapat bahan polidispersi yang mempunyai berat molekul tinggi yang menginduksi proliferasi limfosit, produksi IL-2 dan IFN-gama, serta membangkitkan perlawanan sitotoksik sel NK. MP65 yang terdapat di da­lam dinding sel C. albicans merupakan antigen yang imunodominan untuk respons imunitas selular pada manusia normal dan mampu menstimulir produksi IL-1b, IFN-g, serta IL-6.


Kandidiasis Vulvovagina Rekurens

Sekitar 30–40% dari pasien KVV akan mengalami infeksi ulang untuk kedua kalinya dan kurang lebih 5% KVV akan menjadi kandidosis vulvovagina rekurens (KVVR).Definisi KVVR adalah 4 atau lebih episode infeksi kandidiasis selama 12 bu­lan/1 tahun. KVVR merupakan bentuk dari KVV komplikasi.

KVVR, menurut Sobel & Fidel, dibagi menjadi 3 kelompok yaitu 1) kelompok dengan jumlah mikroorganisme yang ba­nyak (KOH+, kultur kuantitatif tinggi) yang didominasi oleh bentuk hifa, disertai tan­da dan gejala yang khas, baik pada daerah vagina maupun vulva; 2) kelompok yang jumlah organismenya cukup banyak (KOH +), tetapi gejala dan tanda terbatas pada daerah vagina saja; 3) kelompok dengan jumlah mikroorganisme sedikit, tetapi gejala dan tanda cukup jelas.

Perbedaan ketiga kelompok diatas juga terletak pada respon imunitas selular­nya. Pada kelompok pertama, respon selular lokal berkurang (reaktivitas Th1 berkurang), sedangkan reaksi hipersensitivitas tipe 1 meningkat (reaktivitas Th2 me­ningkat). Sementara itu, pada kelompok kedua, reaktivitas Th1 menurun, tetapi reak­tivitas Th2 tidak ada atau hanya sedikit. Kelompok terakhir, respon selular berupa Th0 (T helper naïf) yang merupakan bentuk awal respon sebelum ber­ubah menjadi Th1 atau Th2.


Diagnosis

Tidak ada gejala dan tanda klinis yang spesifik untuk menegakkan diagnosis KVV. Gejala yang sering terjadi adalah ga­tal (pruritus) dan duh vagina. Karakteristik duh vagina seperti keju lunak berwarna putih susu, mungkin bergumpal, dan tidak berbau. Rasa nyeri pada vagina, iritasi dan sensasi terbakar pada vulva, dispareuni, serta disuria juga dapat dikeluhkan.

Pada inspeksi, dapat dilihat labia dan vulva eritem dan membengkak disertai lesi pustulopapular diskret di bagian tepi. Melalui spekulum, serviks terlihat normal sedangkan epitel vagina tampak eritem disertai duh keputihan dan terdapat lesi satelit. Infeksi dapat menjalar ke daerah inguinal dan perianal.

Balanopostitis terjadi pada pria yang berhubungan seksual dengan wanita yang terinfeksi. Gejalanya berupa keme­rah­an, gatal, dan sensasi terbakar pada penis. Gejala pada pria tersebut biasanya bersifat sembuh sendiri (self-limiting).


Pemeriksaan Penunjang

Sampel duh diambil dari dinding lateral vagina, kemudian dicampur dengan NaCl 0,9% atau KOH 10%. Selain sediaan basah, dapat juga dilakukan sediaan apus dengan pewarnaan Gram. Di bawah mikroskop, bila kandidiasis positif akan ditemukan blastospora atau pseudohifa. Kadar pH vagina pada kandidiasis normal (4-4,5). Pengukuran pH vagina perlu dilakukan agar dapat membedakan dengan infeksi bakterial vaginosis, trikomoniasis, atau infeksi campur yang biasanya bersifat basa (pH >5).


Penatalaksanaan

Pedoman Pelayanan Medis Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 2005 menyarankan penggunaan antimikotik golongan azol oral dalam mengobati kandidiasis.

Dahulu ketokonazol menjadi obat lini pertama namun saat ini penggunaannya mulai terbatas, karena efek samping hepatotoksik. Beberapa alternatif diantaranya adalah:

1. Flukonazol 150 mg, oral, dosis tunggal
2. Itrakonazol 2x200 mg, oral, selama 1 hari
3. Itrakonazol 1x200 mg/hari, oral, selama 3 hari
4. Itrakonazol 2x200 mg/hari, oral, selama 5 hari
5. Klotrimazol kapsul vagina 500 mg, do­sis tunggal
6. Klotrimazol kapsul vagian 200 mg, selama 3 hari
7. Klotrimazol kapsul vagina 100 mg, selama 6 hari

Golongan lain selain azol yang dapat juga digunakan adalah nistatin dengan dosis 100.000 IU, intravagina, 1x/hari, selama 14 hari. Keuntungan golongan azol daripada nistatin adalah wak­tu penyembuhan lebih singkat dan efektif namun lebih mahal. Golongan azol oral merupakan kontraindikasi bagi wanita hamil. Oleh karena itu, dapat diganti dengan golongan azol topikal (kapsul vagina).

Pada kasus balanopostitis, pengobat­an dilakukan dengan nistatin krim atau klo­trimazol topikal, 2x/hari, selama 7 hari.

Pada kasus KVVR, terapi yang dapat diberikan adalah:
1. Flukonazol, 100 mg, 1x/minggu
2. Itrakonazol, 50-100 mg/hari
3. Ketokonazol 100 mg/hari
4. Klotrimazol 500 mg, 1x/minggu, sediaan suppositoria vagina

Sobel JD dkk dalam NEJM 2004 mencoba menilai keefektivitasan flukonazol pada kasus KVVR. Penelitian dilakukan secara acak dengan sampel 387 wanita dengan KVVR. Mereka mendapat terapi flukonazol 150 mg atau plasebo tiap minggu selama 6 bulan, lalu ditindaklanjuti 6 bulan berikutnya tanpa terapi.

Hasilnya, gejala membaik (diseasefree) pada bulan ke-6, 9, dan 12 pa­da kelompok flukonazol adalah 90,8%, 73,2%, dan 42,9% dibandingkan kelompok plasebo 35,9%,27,8%, dan 21,9% (p<0,001).>

sumber:
Majalah Farmacia
Read Full 0 komentar

Ms. V Dibedaki Siap-siap Menderita Keputihan


Keputihan bagi setiap wanita bak momok, yang mampu menimbulkan kegelisahan dan siksaan psikologis tanpa ujung. Bagaimana tidak, gara-gara didera keputihan. Seorang wanita akan merasa tidak nyaman. Gatal, berbau, bahkan terkadang perih.

Usut punya usut, ternyata itu berkait dengan kebiasaan sehari-hari. Salah satu penyebab keputihan adalah masalah kebersihan di sekitar organ intim.

Umumnya wanita sangat peduli dengan kebersihan, terutama yang berhubungan dengan penampilan. Setiap hari tidak lupa mandi dan selalu telaten menyingkirkan sisa-sisa make up dari wajah. Tapi, bila ditanya apakah setelaten itu pula kaum Hawa menjaga kebersihan organ kewanitaannya? Harus kita akui tidak semua wanita melakukannya. Contoh, entah berapa banyak wanita yang tidak mengeringkan bagian organ intimnya seusai buang air kecil. Usai dibasuh langsung mengenakan celana dalam. Alhasil celana ikut basah, akibatnya vagina “terperangkap” dalam suasana lembab.

Organ intim wanita, seperti vagina sangat sensitif dengan kondisi lingkungan. Karena letaknya tersembunyi dan tertutup, vagina memerlukan suasana kering. Kondisi lembab akan mengundang berkembanbiaknya jamur dan bakteri pathogen. Inilah salah satu penyebab keputihan.

Bila ingin terhindar dari keputihan, Anda mesti menjaga kebersihan daerah sensitif itu. Kebersihan organ kewanitaan hendaknya sejak bangun tidur dan mandi pagi. Bagaimana caranya?

Berikut Tip yang dapat dilakukan:
  1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH di sekitar vagina. Salah satunya produk pembersih yang terbuat dari bahan dasar susu. Produk seperti ini mampu menjaga seimbangan pH sekaligus meningkatkan pertumbuhan flora normal dan menekan pertumbuhan bakteri yang tak bersahabat. Sabun antiseptik biasa umumnya bersifat keras dan dapat flora normal di vagina. Ini tidak menguntungkan bagi kesehatan vagina dalam jangka panjang.
  2. Hindari pemakaian bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan agar vagina harum dan kering sepanjang hari. Bedak memiliki partikel-partikel halus yang mudah terselip disana-sini dan akhirnya mengundang jamur dan bakteri bersarang di tempat itu.
  3. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian.
  4. Gunakan celana dalam yang kering. Seandainya basah atau lembab, usahakan cepat mengganti dengan yang bersih dan belum dipakai. Tak ada salahnya Anda membawa cadangan celana dalam tas kecil untuk berjaga-jaga manakala perlu menggantinya.
  5. Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat, seperti katun. Celana dari bahan satin atau bahan sintetik lain membuat suasana disekitar organ intim panas dan lembab.
  6. Pakaian luar juga perlu diperhatikan. Celana jeans tidak dianjurkan karena pori-porinya sangat rapat. Pilihlah seperti rok atau celana bahan non-jeans agar sirkulasi udara di sekitar organ intim bergerak leluasa.
  7. Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut
  8. Gunakan panty liner disaat perlu saja. Jangan terlalu lama. Misalkan saat bepergian ke luar rumah dan lepaskan sekembalinya Anda dirumah.
sumber: Bias Wanita/ naskah, net/ foto
Read Full 0 komentar

Seks Spontan Jaga Hubungan Awet Sampai Tua

Minggu, 10 Februari 2008

Ingin hubungan Anda dengan pasangan tetap awet sampai tua? Sebuah survei memberikan kunci jawabannya : berciuman, berpelukan dan lakukan seks secara spontan.

Kunci dari keawetan hubungan tersebut diungkap oleh sebuah survey terhadap anggota Women's Institute (WI), komunitas relawan terbesar di Inggris belum lama ini. Para anggota WI, yang pernah terkenal dengan pose bugilnya untuk pembuatan kalender amal, mengungkapkan sedikit rahasia mengenai kehidupan seksual mereka.

Jika sebelumnya sebagian besar mereka terbiasa mendapat pertanyaan mengenai cara membuat kue, kali ini para anggota WI harus mengungkapkan beberapa rahasia untuk memelihara sebuah hubungan tetap mesra. Sejumlah anjuran pun mereka usulkan di antaranya adalah mencium dan memeluk pasangan, membuat sebuah hubungan tetap bahagia dan menciptakan seks yang spontan dan menyenangkan.

Dari survei, yang memang ditujukan meneliti kehidupan cinta para wanita ini, terungkap bahwa sembilan dari 10 anggota WI memandang sangat penting arti penampilan. Di mata pasangan, mereka harus tampak sempurna dan atraktif secara seksual.

Setengah dari dari total wanita yang ditanya dalam survey juga mengatakan bahwa mereka melakukan seks setidaknya seminggu sekali, dan tiga perempat atau 77% persen mengaku akan sangat terpukul jika tidak pernah bisa berhubungan seks lagi.

"Ketika kita matang, begitu penting artinya bahwa kita tetap bersentuhan dengan diri kita dn tubuh pasangan kita. Seks adalah kunci untuk memastikan bahwa kita tetap dekat , intim dan berkomunikasi dengan yang lain," ungkap Dr Miriam Stoppard, ahli kesehatan seksual

Kalender pada tahun 2000 yang pernah mambuat organisasi ini terkenal, memuat gambar-gambar telanjang dari para anggota Rylstone Women's Institute, Yorkshire. Kalender ini diperkirakan terjual hingga ratusan kopi di sekitar wilayah Yorkshire. Dalam kegiatan yang juga sempat menggemparkan dunia tersebut, WI berhasil mengumpulkan dana sekitar £1 juta untuk Riset Leukaemia. Tindakan yang berani dari WI juga menjadi inspirasi sebuah film box office.

Sumber : Skynews

Read Full 0 komentar

Stiletto Mampu Dongkrak Gairah Seks Kaum Hawa


Memakai stiletto atau sepatu hak tinggi ternyata tidak hanya membuat kaki wanita menjadi tampak lebih seksi di mata para pria. Namun sebuah penelitian mengungkapkan stiletto juga dapat memperbaiki dan meningkatkan kemampuan seks kaum hawa.

Di masa lalu, stiletto memang kerap dijadikan sumber penyebab terjadinya kasus cedera tulang atau pun nyeri pada otot sendi. Tetapi rasa sakit itu tampaknya menjadi tidak berarti lagi karena menurut peneliti asal Italia, sepatu dengan hak cukup tinggi tak hanya bermanfaat bagi kesehatan kaki, lebih dari itu stiletto berguna memperbaiki otot-otot yang berkaitan dengan kemampuan orgasme.

Adalah urolog asal Italian Dr Maria Cerruto yang mengungkapkan sebuah penelitian bahwa penggunaan sepatu "hak cukup tinggi" dapat memberikan manfaat buat wanita dengan cara memperkuat otot-otot pada panggul.

"Saya memuja sepatu dengan hak tinggi dan ingin menemukan sesuatu yang positif tentang mereka," ungkap Dr Cerruto dari Universitas Verona.

"Pada akhirnya, saya telah mencapai tujuan itu. Stiletto mempengaruhi dan berfungsi terhadap kerja otot panggul serta mengurangi kebutuhan untuk melatih mereka. Sekarang, kami berharap dapat membuktikan bahwa memakai stiletto selama beraktivitas sehari-hari dapat mengurangi kebutuhan akan latihan panggul guna menjaga elastisitas serta kekencangan salah satu bagian anatomi wanita tersebut," ungkapnya.

Dalam penelitiannya, Dr Cerruto melibatkan 66 wanita berusia di bawah 50 tahun. Ia menemukan, wanita yang manahan kakinya setinggi 15 derajat dari tanah, atau setara dengan dua inci, tercatat 15 persen kurang aktif dari segi aktivitas elektrik pada otot panggul mereka. Ini menunjukkan bahwa otot-otot panggul akan lebih rileks jika mereka memakai sepatu dengan hak yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan kekuatan serta kemampuan untuk berkontraksi.

"Wanita seringkali menemukan kesulitan dalam menjalani latihan yang benar pada area panggul. Menggunakan sepatu hak tinggi terbukti bisa menjadi solusi. Seperti kebanyakan perempuan, saya suka sepatu hak tinggi, dan meskipun terkadang terasa kurang nyaman, saya terus memakainya supaya tampak lebih langsing dan tinggi. Senang rasanya mengetahui bahwa mereka memiliki manfaat yang potensial bagi kesehatan," tambahnya.

Temuan Dr Cerruto juga mendapat dukungan dari sebuah literatur mengenai panduan melakukan seks yang dikeluarkan NHS Direct. Panduan itu menyarankan para wanita untuk lebih memperhatikan otot dasar panggul (pelvic floor muscles). Dalam panduan itu pun diterangkan bagaimana cara melatih otot dasar panggul dalam upaya memperbaiki hasrat seksual. NHS juga merekomendasikan bahwa seorang wanita - khususnya yang baru melewati pasca kehamilan - sebaiknya melakukan latihan otot dasar panggul hingga lima kali sehari.

Sumber : Dailymail

Read Full 0 komentar

Lilin Encer Mampu Awetkan Telur Hingga 2 Bulan


Telur adalah produk peternakan yang mengandung nilai asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh manusia. Kendati memiliki kandungan gizi tinggi, telur mudah rusak akibat bakteri, antara lain Salmonella, bahan kimia dari limbah, dan benturan atau gesekan.

Ambar Turatminah, Ketua Kelompok Candi P Jaya yang memproduksi telur asin rasa udang, mengatakan, telur segar dengan mutu baik disimpan tidak lebih dari dua minggu. Bila disimpan lebih dari waktu itu, telur akan rusak.

Kerusakan terjadi dikarenakan keluarnya gas karbon dioksida dari telur sehingga menaikkan derajat keasaman produk tersebut.

Penyimpanan telur dalam waktu lama tanpa pengawetan dapat menyebabkan penguapan sehingga bobot telur menurun dan putih telur menjadi encer.

”Telur yang diawetkan dapat memperpanjang daya simpan minimal seminggu tanpa mengurangi nilai gizi di dalamnya,” kata Ambar yang memilih mengawetkan telur dengan menggunakan bubur dari campuran tanah liat, bubuk batu bata, abu gosok, dan garam dengan komposisi tertentu.

Menurut dia, pengawetan telur dapat dilakukan dengan penurunan suhu, yakni memasukkan dalam lemari es pada suhu lima 5 derajat Celsius. Cara ini membuat telur tahan sampai 30 hari.

Pengawetan lain dengan menggunakan minyak sayur atau lilin encer yang dioleskan pada telur. Pengawetan cara ini dapat membuat telur tahan satu sampai dua bulan.

Telur juga dapat diawetkan dengan cara pengasinan, antara lain memasukkan cairan pengawet garam menggunakan jarum suntik ke dalam telur. Lubang lalu ditutup dengan selotip atau lilin dan selanjutnya direbus. Telur ini hanya tahan 3 sampai 4 hari.

Cara pengasinan lainnya adalah merendam dalam campuran air dan garam selama lima sampai 10 hari. Telur yang diawetkan dengan cara ini bertahan seminggu.

sumber: Kompas/ naskah, net/foto

Read Full 0 komentar

Brokoli, Penghalau Kanker Kandung Kemih & Lambung

Jangan remehkan para petani. Karena dari merekalah kita mendapatkan obat murah. Penelitian terbaru yang dipublikasikan American Association for Cancer Research’s Sixth Annual International Conference on Frontiers di Cancer Prevention, di Philadelphia Amerika Serikat menyebutkan, bahwa buah beri hitam dan brokoli serta beberapa sayuran segar dapat mengurangi risiko kanker esophagus dan saluran empedu.

Sayur dan buah telah lama diketahui mampu mengurangi risiko munculnya kanker tertentu. Berdasar riset sebelumnya, American Cancer Society merekomendasikan agar kita mengonsumsi lima jenis buah dan sayur setiap hari.

Dalam penelitian awal, para peneliti dari Ohio State University menemukan bahwa beri hitam melindungi kita dari kanker esophagus dengan cara mengurangi proses stress oksidatif yang dihasilkan oleh Barret esophagus, sebuah kondisi pra kanker yang biasa disebut penyakit gastroesopagus refluks. Esophagus merupakan terowongan panjang yang menghubungkan kerongkongan dengan perut. Penyakit refluks menyebabkan asam perut secara terus menerus melonjak ke atas ke arah kerongkongan.

“Khusus pada pasien penderita Barret, refluks pada perut dan asam empedu menyumbang terjadinya kerusakan oksidatif. Jadi, hipotesis kami adalah bahwa makanan yang mengandung bahan-bahan pelindung seperti antioksidan, vitamin, mineral dan fitokimia lain mungkin akan merestorasi keseimbangan oksidatif,” ungkap Laura Kresty, peneliti utama.

Orang dengan penyakit Esophagus Barret biasanya 30 sampai 40 kali biasanya bakal berisiko menderita kanker esophagus dengan angka harapan hidup sampai lima tahun hanya 15 persen.

Tim peneliti ini memberi 32 sampai 45 gram beri hitam setiap hari selama enam bulan kepada 20 pasien penderita esophagus Barret. Mereka menganalisa perubahan dalam darah, urin, dan jaringan sebelum, selama, dan setelah perawatan dan menemukan kadar kadar yang lebih rendah penanda kimiawi adanya stress oksidatif baik pada contoh urin maupun contoh jaringan.

Pada penelitian sebelumnya, beri hitam memang mampu menurunkan risiko munculnya kanker mulut, esophagus, dan kolon. Ahli diet, Wendy Demark-Wahnefried, professor ilmu perilaku pada M.D Anderson Cancer Center do Universitas Texas, Huoston, mengatakan bahwa dia merasa lebih cocok menasihati penderita Barret untuk mengonsumsi beri hitam. “Ini tidak akan menyakitkan,” ungkap Wendy.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan di Roswell Park Cancer Institute di Buffalo, New York, Amerika Serikat menemukan bahwa brokoli dan beberapa sayuran segar dapat digunakan untuk melawan kanker kandung kemih.
Dengan menggunakan tikus, tim yang diketuai Dr. Yuesheng Zhang, professor ahli kanker ini mendemonstrasikan bahwa ekstrak brokoli dapat mengngari munculnya kanker kandung kemih sampai 70 persen.

“Penelitian kami yang terkini menunjukkan bahwa ekstrak brokoli dapat menghambat berkembangnya kanker kandung kemih. Kami belum tahu, apakah ekstrak yang sama dapat menghambat kanker kandung kemih bila sudah tumbuh,” ujar Zhang yang juga mengungkapkan bahwa kandungan sulforaphane pada brokoli inilah yang mampu mencegah kanker. “Selanjutnya kami berencana meneliti ekstrak brokoli untuk melawan kanker pada manusia,” jelas Zhang.

Tim kedua pada institute yang sama menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi tiga porsi atau lebih sayuran mentah segar setiap bulan mengurangi risiko terkena kanker kandung kemih sebanyak 40 persen. Sayuran segar ini antara lain brokoli, kobis, dan bunga kol.

Tim ini menganalisa kebiasaan diet pada 275 orang yang menderita kanker kandung kemih tahap awal dan 825 orang yang sehat. Para peneliti ini secara khusus menanyai seberapa banyak orang-orang ini mengonsumsi sayuran matang dan mentah yang mereka konsumsi sebelum terdiagnosis penyakit dan apakah mereka merokok.

Analisa ini menunjukkan bahwa makin mentah dan segar sayuran yang dikonsumsi, makin rendah risiko orang-orang ini menderita kanker kandung kemih. Sebagai perbandingan pada perokok dan mereka yang hanya mengonsumsi sayuran mentah kurang tiga porsi setiap hari, mereka yang bukan perokok dan mengonsumsi tiga porsi sayur mentah setiap hari, 73 persen lebih rendah risikonya menderita kanker kandung kemih.

“Dalam penelitian kami, ditemukan konsumsi sayuran segar dan mentah menurunkan risiko kanker kandung kemih pada perokok ringan dan berat,” ujar Li tang, ketua peneliti. Para peneliti ini menegaskan bahwa manfaat ini datang dari sayuran mentah dan segar.

“Ini juga menegaskan bahwa ada banyak ragam komponen dalam sayur dan buah yang bermanfaat menurunkan risiko kanker. Riset seperti ini membantu membantu kita memahami pengaruh nutrisi spesifik untuk tipe kanker tertentu,” jelas Colleen Doyle, Direktur Gisi dan Aktivitas Fisik pada American Cancer Society.

“Masaklah sayur secepat mungkin atau kalau mungkin konsumsilah sayuran segar setiap hari sekurangnya lima porsi, lima jenis warna. Makanan-makanan ini banyak mengandung antioksidan dan fitokimia. Kanker pasti enggan mampir di tubuh Anda,” jelas Doyle.

sumber: AFP/ naskah, Net/ foto

Read Full 0 komentar

Jus Bit Penurun Tekanan Darah

Ingin terbebas dari penyakit pembuluh darah atau tekanan darah tinggi? Meminum jus buah bit setiap hari mungkin bisa jadi salah satu solusi terbaik.

Manfaat buah bit bagi kesehatan memang sudah dikenal luas sejak lama. Kini, ilmuwan Inggris membeberkan bukti tambahan bahwa meminum sedikitnya 500 mililiter jus buah berwarna merah tua ini dapat menurunkan tekanan darah secara dramatis hanya dalam beberapa jam saja.

Efek yang luar biasa ini rupanya berasal dari kandungan nitrat dalam buah bit yang bereaksi dengan bakteri dalam mulut. Reaksi ini kemudian dapat menyebabkan perubahan secara kimiawi yang berujung pada melebarnya pembulih darah yang secara otomatis memperlancar aliran darah. Selain bit, ada beberapa jenis sayuran lainnya juga dikenal memiliki kandungan nitrat yang tinggi, khususnya yang berdaun hijau seperti bayam dan selada.

"Riset kami menganjurkan bahwa meminum jus buah bit, atau mengkonsumsi sayuran yang kaya kandungan nitrat, akan menjadi cara mudah untuk mempertahankan kesehatan sistem pembuluh darah, dan dapat menjadi sebuah pendekatan bagi seseorang di kehidupan modern ini dalam melawan tekanan darah tinggi," ungkap pimpinan riset, Professor Amrita Ahluwalia, dari William Harvey Research Institute di Rumah Sakit Bartholomew London, Selasa (5/2).

Dalam risetnya, Ahluwalia melibatkan sejumlah partisipan yang diminta untuk mengonsumsi setengah liter jus buah bit dan air biasa. Partisipan yang meminum jus tampak mulai mengalami penurunan tekanan darah setelah berselang satu jam kemudian.

Pada 2,5 jam berikutnya tekanan sistolik peminum jus ini mengalami penurunan sekitar 10 mm Hg lebih rendah ketimbang yang meminum air biasa. Sementara itu untuk tekanan diastoliknya, peminum jus mengalami penurunan sekitar f 8mm Hg setelah sekitar tiga jam.

Setelah selang 24 jam, tekanan sistolik partisipan peminum jus masih lebih rendah sekitar 4mm Hg dibanding peminum air. Sedangkan untuk tekanan diastoliknya, setelah sekitar sehari ini tidak menujukkan perbedaan antara keduanya.

sumber: Kompas

Read Full 0 komentar
oleh Prof. DR. Made Astawan

Gaya hidup sangat memengaruhi penampilan untuk menjadi awet muda atau sebaliknya, muka tua. Mengatur pola makan setelah berusia 40 tahun ke atas, menjadi sangat penting. Asupan gizi seimbang sangat diperlukan tubuh jika ingin awet muda dan berusia lanjut dalam keadaan tetap sehat.

Status gizi adalah keadaan tubuh yang merupakan refleksi dari apa yang kita makan sehari-hari. Status gizi dikatakan baik bila pola makan kita seimbang. Artinya, banyak dan jenis makanan yang kita asup harus sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Bila yang dimakan melebihi kebutuhan, tubuh akan kegemukan. Sebaliknya, bila yang dimakan kurang dari yang dibutuhkan, tubuh bakal kurus dan sakit-sakitan. Kegemukan juga tidak berarti sehat karena dapat memacu timbulnya berbagai penyakit.

Status gizi kurang atau status gizi lebih akan berdampak kurang baik terhadap kesehatan tubuh. Kedua keadaan yang ekstrem tersebut dinamakan status gizi salah. Status gizi seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain tingkat pendapatan, pengetahuan gizi yang dimiliki, serta budaya setempat. Tingginya pendapatan yang tidak dibarengi dengan pengetahuan gizi yang cukup, akan mendorong seseorang bersifat konsumtif yang membabi buta.

Pemilihan makanan sering hanya didasari oleh pertimbangan selera dan bukan lagi atas dasar pertimbangan gizi. Meningkatnya taraf hidup sering mendorong seseorang untuk mengubah pola makannya, dari pola yang benar menjadi pola yang salah, dari pemilihan makanan yang sederhana menjadi pemilihan makanan mewah yang sesungguhnya kurang bermanfaat bagi tubuh.

Sesungguhnya, menu makanan mewah tidak selalu baik untuk kesehatan, bahkan dapat mengancam keselamatan dan mempercepat proses kematian. Menu-menu mewah biasanya ditandai oleh pemakaian daging, telur, susu, lemak hewan, gula, garam, dan tepung yang tinggi. Menu mewah juga sering mengandung bahan tambahan makanan (food additives) yang berlebihan.

Makanan dan Umur Panjang
Makanan yang baik mengandung semua zat gizi (karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air) dalam jumlah berimbang dan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Makanan yang baik akan membentuk tubuh menjadi sehat. Kesehatan akan menyebabkan organ-organ tubuh berfungsi dengan baik dan selama mungkin, sehingga umur harapan hidup akan semakin tinggi.

Menurut beberapa ahli, anatomi tubuh manusia lebih mendekati kelompok hewan herbivora (pemakan tumbuh-tumbuhan) daripada kelompok hewan karnivora (pemakan daging). Barangkali itulah sebabnya mengapa kelompok vegetarian yang hanya makan biji-bijian, sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan, banyak anggotanya yang mencapai umur panjang.

Mengingat daging lebih mudah dicerna daripada tumbuhan, panjang usus hewan karnivora selalu lebih pendek daripada herbivora. Padahal, manusia memiliki saluran pencernaan yang sangat panjang, yaitu sekitar 9 meter dari rongga mulut hingga anus. Dengan demikian, manusia lebih condong ke pola makan nabati.

Orang-orang Eskimo (hidup di Kutub Utara), 90 persen makannya daging, ternyata hanya dapat hidup sehat sampai umur 25 tahun. Di atas usia tersebut banyak di antara mereka yang mengidap berbagai penyakit degeneratif, yaitu penyakit yang disebabkan oleh menurunnya fungsi-fungsi organ tubuh.

Sementara itu, banyak suku bangsa, seperti suku Hunza di Pakistan, Caucasus di Rusia, dan masyarakat di sekitar Pegunungan Andes, umurnya dapat mencapai lebih dari 100 tahun, dengan tekanan darah normal dan keadaan kolesterol baik. Mereka umumnya adalah pemakan biji-bijian, sayuran, buah-buahan, susu, dan sedikit daging.

Hal yang dapat diamati pada kelompok orang yang mampu hidup sehat di atas 100 tahun adalah: (1) Masukan kalori mereka umumnya tergolong tidak banyak, melainkan hanya berkisar antara rendah sampai sedang, (2) Banyak makan berbagai jenis karbohidrat kompleks dan berserat (seperti beras, jagung, ubi-ubian, dsb), (3) Masukan proteinnya tergolong rendah, tetapi tidak kurang, (4) Masukan lemak jenuhnya (lemak hewani) tergolong sedikit atau kurang.

Hambat Usia Biologis
Proses menua adalah proses yang alami untuk semua makhluk hidup dan tidak ada satu kekuatan pun yang dapat menghentikannya. Yang dapat kita lakukan sebagai makhluk Tuhan adalah upaya-upaya untuk menghambat berjalannya proses menua tersebut.

Proses menjadi tua merupakan kelanjutan dari pertumbuhan dan perkembangan tubuh seseorang. Dari bayi hingga remaja telah terjadi proses pertumbuhan yang disertai dengan meningkatnya ukuran dan efisiensi tubuh. Setelah usia 40 tahun, mulailah proses penuaan berlangsung cepat, yaitu ditandai dengan menurunnya efisiensi kerja tubuh.

Apakah tanda-tanda orang mulai menua? Yang paling umum adalah: rambut mulai memutih, mata mulai lamur, telinga kurang daya tangkapnya, daya pencium dan pengecap mulai tumpul, serta daya kekebalan tubuh terhadap berbagai infeksi mulai merosot. Otot-otot mulai kendur, sebab sebagian telah mati dan diganti dengan jaringan-jaringan pengikat yang tidak elastis. Pada wanita, gejala ketuaan juga ditandai oleh datangnya masa menopause.

Satu hal yang harus diingat bahwa tidak semua orang yang berusia di atas 40 tahun berarti telah mulai tua. Dalam praktik sehari-hari, usia tidak menjadi ukuran ketuaan seseorang. Usia itu mempunyai dua pengertian, yaitu usia kronologis (usia kalender) dan usia biologis. Usia kronologis adalah usia yang selalu bertambah setiap tahun. Memperingati hari ulang tahun berarti memperingati pertambahan usia kronologis.

Berbeda halnya dengan usia kronologis, usia biologis ini erat kaitannya dengan kondisi sel-sel dan jaringan tubuh. Kondisi tersebutlah yang sesungguhnya menentukan tua-tidaknya seseorang. Itulah sebabnya, mengapa orang yang sudah berusia 50 tahun dapat saja tampak seperti baru berusia 40 rahun, sebaliknya yang berusia 40 tahun bisa tampak seperti sudah 50 tahun. Usia biologis inilah yang dapat kita hambat prosesnya.

Usia biologis erat kaitannya dengan gizi dan kesehatan seseorang. Karena itu, pengaturan gizi yang tepat dibarengi dengan olahraga teratur dan terprogram merupakan langkah awal untuk memperlambat proses menua dan cara terbaik untuk hidup sehat.

Kebutuhan Energi Berkurang
Makin bertambah usia, makin berkurang kegiatan faali, yang berarti pula makin berkurang jumlah energi yang dibutuhkan. Dengan demikian, sudah selayaknya membatasi jumlah makanan yang diasup, agar tubuh tidak kegemukan. Bahkan, ada yang menganjurkan agar berat badan berada sedikit di bawah standar.

Pesumo-pesumo di Jepang yang berat badannya berlebih, jarang dapat bertahan hidup sehat sampai umur 50 tahun. Percobaan dengan tikus memperkuat pendapat tersebut, yakni pembatasan jumlah energi akan memperpanjang usia tikus. Penduduk di Caucasus banyak yang berhasil mencapai usia panjang hanya dengan pola makan tidak berlebihan.

Orang yang makan berlebihan cenderung akan mengalami kematian lebih awal. Makanan yang berlebih akan memberikan nilai energi yang berlebih pula. Kelebihan energi tersebut akan disimpan tubuh dalam bentuk timbunan lemak.

Kelebihan 3.500 kilokalori energi dapat memproduksi 0,45 kg lemak. Kelebihan 1.000 kilokalori per hari akan menambah 1 kg timbunan lemak per minggu. Dengan demikian, orang yang makan berlebih secara terus-menerus akan mudah mengalami obesitas (kegemukan).

Umur pendek bagi penderita obesitas telah lama diketahui, bahkan sudah dinyatakan oleh Hippocrates (460-364 SM). Orang gemuk mempunyai peluang lima kali lebih mudah terkena kanker daripada yang kurus, lima kali lebih mudah menderita diabetes melitus (kencing manis), dan delapan kali lebih mudah terserang penyakit jantung.

Menurut WHO, seseorang yang telah berumur 40 tahun sebaiknya menurunkan konsumsi energi sebanyak 5 persen dari kebutuhan sebelumnya, kemudian pada usia 50 tahun dikurangi lagi sebanyak 5 persen. Selanjutnya pada usia 60-70 tahun, dikurangi lagi 10 persen, setelah di atas usia 70 tahun sekali lagi dikurangi 10 persen. Kebutuhan energi pria dan wanita Indonesia yang berusia 40 tahun ke atas dapat dilihat pada tabel.

Kurangi Lemak Turunkan Risiko Kematian
Lemak adalah penyumbang energi terbesar per gramnya dibandingkan penghasil energi yang lain, yaitu karbohidrat dan protein. Satu gram lemak menghasilkan 9 kilokalori, sedangkan satu gram protein dan karbohidrat masing-masing menghasilkan 4 kilokalori. Fungsi lain dari lemak adalah sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K untuk keperluan tubuh.

Karena total kebutuhan energi telah menurun di atas usia 40 tahun, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan berlemak, terutama lemak hewani yang kaya akan asam lemak jenuh dan kolesterol. Lemak nabati umumnya tidak berbahaya karena banyak mengandung asam lemak tidak jenuh dan tidak mengandung kolesterol.

Sumbangan energi dari lemak sebaiknya tidak melebihi 30 persen dari total kebutuhan energi per hari. Akan lebih baik lagi jika kontribusi dari asam lemak jenuh, asam lemak tidak jenuh tunggal, dan asam lemak tidak jenuh majemuk, masing-masing dapat berkontribusi sebesar 10 persen.

Kadar normal untuk kolesterol adalah sekitar 150-190 mg/100 ml darah. Namun, ada pula yang menyatakan bahwa 220 mg/100 ml darah masih termasuk normal. Bila kadar kolesterol melebihi 220 mg dan mencapai 270 mg/100 ml darah, kemungkinan mendapat serangan jantung menjadi dua kali lipat. Bila kadarnya mencapai 300 mg/100 ml darah, risiko serangan jantung menjadi lima kali lipat.

Dalam menu masyarakat Amerika Utara, 45–50 persen energi berasal dari lemak. Konsumsi lemak jenuh yang tinggi menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, seperti aterosklerosis (penyumbatan dinding arteri), penyakit jantung koroner, penyakit pembuluh darah, kelumpuhan, dan berbagai kanker (rahim, prostat, payudara, dan usus besar).
Konsumsi lemak yang tinggi disertai dengan gaya hidup yang banyak duduk, dapat menyebabkan obesitas. Hal tersebut pada gilirannya akan mencetuskan penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, dan jantung koroner.

Penduduk Amerika Serikat yang dikenal suka makanan mewah, banyak yang menderita obesitas pada usia relatif muda. Sekitar 10-20 persen dari seluruh anak-anak dan 35-50 persen dari penduduk setengah baya mempunyai berat badan berlebih.

Selain kurang sedap dipandang, kegemukan juga mempercepat proses kematian. Pria yang berat badannya 10 persen di atas ideal akan mempunyai peluang kematian 30 persen lebih tinggi daripada yang ideal, sedangkan yang mempunyai berat badan di atas 20 persen dari berat idealnya mempunyai risiko kematian 50 persen lebih tinggi.

Konsumsi garam tinggi juga merupakan ciri khas menu mewah. Konsumsi garam yang tinggi ini menyebabkan timbulnya penyakit hipertensi (darah tinggi). Seorang pria AS yang berusia 35 tahun dengan tekanan darah 14 persen di atas normal akan kehilangan harapan hidup sebesar 9 tahun. Sementara pria usia 45 tahun dengan tekanan darah 17 persen di atas normal, akan menghadapi risiko serangan jantung dua kali lipat dan kelumpuhan empat kali lipat dibandingkan pria seusianya dengan tekanan darah normal.

Pilih Protein Bermutu dan Mudah Dicerna
Kebutuhan protein untuk usia 40 tahun, tetap sama seperti pada usia sebelumnya. Namun, karena sintesis protein di dalam tubuh tidak sebaik waktu masih muda dan banyak terjadi kerusakan sel yang harus segera diganti, perlu dipilih makanan yang kandungan proteinnya bermutu tinggi dan mudah dicerna.

Beberapa sumber protein hewani yang umum dikonsumsi adalah susu, telur, daging, dan ikan. Protein nabati, seperti tahu, tempe, kacang-kacangan, dan lain-lain, juga baik dikonsumsi, terutama bila ingin menghindari naiknya kadar kolesterol di dalam darah.

Jumlah protein yang dikonsumsi sebaiknya dapat menyediakan 8-10 persen dari keseluruhan energi yang dibutuhkan per hari. Konsumsi protein yang berlebih juga tidak baik karena dapat memperberat kerja ginjal, yang pada usia di atas 40 tahun sudah menurun kemampuannya.

Kurangi Gula, Perbanyak Asupan Serat
Gula adalah salah satu komponen karbohidrat yang banyak disoroti dalam kaitannya dengan usia di atas 40 tahun. Menurunnya daya cicip di usia lebih tua, menyebabkan gula sering dipakai sebagai pembangkit cita rasa dan pemacu selera makan.

Konsumsi gula sebaiknya dibatasi karena gula adalah zat hampa gizi. Dikatakan demikian karena gula hanya mengandung energi, tidak mengandung zat lainnya. Konsumsi gula berlebih akan memberikan rasa kenyang, sehingga menekan selera untuk mengonsumsi makanan lain yang lebih bergizi, yang sangat dibutuhkan tubuh untuk hidup sehat.

Di dalam tubuh, gula akan cepat diserap oleh usus, sehingga menyebabkan cepatnya perubahan kadar gula di dalam darah dan memungkinkan terjadinya penyakit obesitas dan diabetes. Dengan demikian, keinginan untuk memakan yang manis-manis sebaiknya dialihkan ke buah-buahan. Ada beberapa manfaat ganda yang dapat diperoleh dari memakan buah-buahan, yaitu sumber mineral, vitamin, dan serat (dietary fiber).

Serat pangan adalah komponen karbohidrat lain yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Serat banyak terdapat pada sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Walaupun tidak mengandung zat gizi yang penting bagi tubuh, serat sangat dibutuhkan untuk kesehatan.

Telah terbukti serat dapat mengurangi terjadinya sembelit (susah buang air besar) dan mencegah berbagai penyakit, seperti jantung koroner, kanker usus besar, kencing manis, divertikulosis (penonjolan bagian luar usus seperti bisul), batu empedu, sakit gigi, dan kegemukan.

Meredam Serangan Radikal Bebas
Banyak teori yang telah digunakan untuk menjawab mengapa proses menua terjadi. Salah satu teori yang menarik adalah teori radikal bebas. Teori ini menyatakan bahwa proses menua terjadi akibat adanya reaksi antara radikal bebas dengan sel-sel serta jaringan-jaringan tubuh, sehingga bersifat merusak. Senyawa-senyawa yang memiliki kandungan radikal bebas selalu terdapat di sekeliling kita, misalnya ozon, peroksida, aldehida, dan sebagainya.

Secara alami, semua sel jaringan dapat menahan serangan radikal bebas karena di dalam sel terdapat enzim-enzim khusus yang dapat melawan zat tersebut, seperti superoksida dismutase (SOD), glutation peroksida, dan katalase. Namun, seiring meningkatnya usia, kemampuan enzim tersebut untuk menahan serangan radikal bebas semakin menurun. Bila keadaan ini terus berlanjut, akhirnya akan menimbulkan kerusakan dan kematian sel-sel, sehingga kulit mudah keriput dan menjadi tua.

Bukti-bukti ilmiah telah menunjukkan bahwa pemberian vitamin C dan E (keduanya merupakan antioksidan) pada hewan percobaan dapat membantu sel dalam meredam serangan radikal bebas tersebut. Dengan demikian, buah-buahan dan sayur-sayuran yang merupakan sumber vitamin C sangat baik untuk memperlambat proses menua. Demikian juga halnya dengan kecambah biji-bijian yang banyak mengandung vitamin E.

Vitamin A telah lama diketahui perannya dalam kesehatan mata. Selain itu, vitamin A juga berperan dalam melindungi kulit (mengganti sel-sel epidermis yang rusak) dan melindungi bintik-bintik di wajah. Belakangan ini banyak sekali kosmetik yang mengandung bahan aktif vitamin A atau betakaroten (provitamin A).

Kelompok vegetarian murni perlu banyak mengonsumsi tempe, yang kaya akan vitamin B12. Vitamin B12 umumnya banyak terdapat pada produk-produk hewani. Kekurangan vitamin tersebut dapat menyebabkan anemia (kurang darah). Kandungan vitamin B12 pada tempe 1,5-6,3 mikrogram/100 g tempe, sedangkan yang dibutuhkan per hari untuk hidup sehat 3 mikrogram.

Sumber : Gaya Hidup Sehat/Naskah, Foto/ Getty Images

Read Full 0 komentar

Bayi Kembar Siam Ke-30 RSU dr Soetomo Dempet Jantung Menyatu

Jumat, 08 Februari 2008

SURABAYA - RSU dr Soetomo kembali menangani pasien bayi kembar siam. Bayi yang keduanya berjenis kelamin perempuan tersebut merupakan rujukan dari RS Al Islam Mawardi Krian, Sidoarjo. Itu merupakan bayi kembar siam ke-30 yang ditangani tim dokter RSU dr Soetomo.

Anak pertama pasangan suami istri Sigit Widiantoro, 25, dan Santi Gerhanasari, 25, itu lahir secara caesar Selasa (29/1) pukul 22.30. Rabu (30/1) pukul 15.00, bayi kembar siam yang berat saat lahir 4, 4 kg tersebut dirujuk ke RSU dr Soetomo.

"Ketika lahir, dr Alfa (dokter anak yang menangani, Red) langsung telepon saya," kata dr Agus Harianto SpA(K), tim dokter kembar siam RSU dr Soetomo. "Saya langsung minta agar dirujuk ke IRD RSU dr Soetomo secepatnya," lanjutnya. Bayi kembar siam asal Jeruk, Gamping, Krian Sidoarjo, itu dirujuk dengan menggunakan ambulans.

Agus mengatakan, ketika dibawa ke RSU dr Soetomo, dua bayi tersebut sudah dipasangi oksigen. Sebab, bayi mengalami cyanosis (kebiruan di tubuh akibat kelainan pada jantung).

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, diketahui bahwa bayi yang diberi nama Sri Mulyani Indah Safitri dan Sri Lestari Endang Pratiwi tersebut mengalami dempet pada dada atas hingga perut. Selain itu, ditemukan kelainan pada perut. Ada jaringan usus terbungkus selaput sebesar bola tenis (omphalochele). Istilah medisnya thoraco abdominophagus omphalochele.

"Dempetnya dua bayi itu tak hanya di bagian kulit luar. Tapi, hingga di organ dalam," jelas Agus. Jantung dua bayi tersebut menyatu dan hanya memiliki tiga ventrikel (bilik jantung). Padahal, normalnya, terdapat dua jantung dengan empat ventrikel. Selain itu, liver dua bayi tersebut menyatu.

"Tim dokter hanya memeriksa hingga liver saja. Kami tak berani intervensi lebih dalam karena kondisi bayi parah," papar Agus yang ahli neonatus.

Dengan kondisi begitu, tim dokter memutuskan bahwa bayi kembar siam tersebut dinyatakan non seperated (tidak bisa dipisahkan). Saat ini, tindakan yang dilakukan tim dokter hanya membuat bayi tersebut survive lebih lama. Caranya, memberikan obat-obatan untuk menangani kelainan jantung bayi itu. Juga pemberian susu formula sebanyak 12 x 2,5 cc setiap hari untuk membantu asupan nutrisinya.

"Menyatunya jantung dengan kelainan tiga bilik membuat bayi rentan alami gagal jantung. Ini adalah ancaman bagi keselamatan bayi tersebut," tambah dr Urip Murtedjo SpB KL, kepala IRD RSU dr Soetomo.

Selain gagal jantung, ada dua ancaman lain yang bisa membuat dua bayi tersebut meninggal dunia. Yakni, infeksi dari omphalochele serta multiple organ disfunction (tidak berfungsinya banyak organ tubuh). Menurut Urip, kelainan jantung memengaruhi fungsi organ vital lainnya, seperti liver dan ginjal. "Dalam kondisi jantung tak berfungsi, itu akan merusak kerja organ vital lainnya. Ini pencetus multiple organ disfunction," imbuhnya.

Kemarin, sang bayi hanya ditunggui kakeknya, Sunarji. Sigit, ayahnya, tengah bekerja sebagai juru mesin kapal feri. Santi, ibunya, tengah istirahat di rumah.

Pria 60 tahun itu mengatakan, menantunya, Santi, rutin memeriksakan kehamilan ke RS Al Islam. Ketika usia kandungan enam bulan, dia diperiksa dengan USG. Saat itu, dokter mengatakan bahwa dalam rahim Santi terdapat dua kepala bayi. Namun, tidak jelas soal dempetnya dua bayi tersebut. "Ketika tahu kembar ya senang. Dalam garis keluarga, dari neneknya Sigit, ada yang kembar," kata Sunarji.

Karena tahu kembar, persalinan dilakukan secara caesar. Itu pun dengan usia kandungan yang sudah cukup, yakni lebih dari sembilan bulan. "Setelah lahir, baru tahu kalau kembar siam," papar bapak tiga anak itu.

Mendengar kondisi cucu keempat dan kelimanya kembar siam, Sunarji kaget. Begitu juga orang tua si bayi. "Terutama, Santi yang shock. Dia tak menyangka anaknya kembar siam," jelasnya. Ketika dirujuk ke RSU dr Soetomo pun, Santi yang sehari-hari bekerja sebagai guru TK tak mengetahuinya. "Tiap kali ditanya, saya bilang kondisi anaknya baik," imbuhnya.

Baru Selasa (5/2), Santi memberanikan diri datang ke IRD untuk menjenguk dua bayinya. Saat itulah, tim dokter menjelaskan kondisi yang sebenarnya hingga kemungkinan terburuk. Rabu (6/1), tim dokter menanyakan kepada keluarga, apakah bayinya itu boleh diekspos atau tidak. Setelah dapat izin, kemarin dilakukan ekspos. "Awalnya, kami semua menangis. Tapi, kami berusaha mengikhlaskan saja. Pasrah," kata Sunarji.

Agus menambahkan, dempet dada dan perut merupakan kelainan terbanyak dari bayi kembar siam yang dirujuk ke RSU dr Soetomo. Dari 30 bayi kembar siam, 20 di antaranya dempet dada dan perut.

Soal kemungkinan survive bayi tersebut, Agus menyerahkan kepada Yang Kuasa. "Kami berusaha sekuat dan selama mungkin merawat bayi ini," ucapnya. Dengan kelainan yang sama, tim RSU dr Soetomo pernah menangani bayi asal Mataram hingga berusia 1,5 bulan. Tapi, ada juga yang hanya bertahan hidup beberapa jam. (sumber: jawapos)

teks foto: Kembar siam Santi I dan II dalam tabung inkubasi
Read Full 0 komentar
 

Free Blog Templates

Easy Blog Trick

Blog Tutorial

© 3 Columns Newspaper Copyright by SWARA ONLINE | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks